Tips bagi para founder startup tahap awal untuk merintis usaha

14 Apr 2023

|

Google Indonesia


Indonesia maupun negara di kawasan Asia Tenggara lainnya setidaknya memiliki permasalahan yang serupa. Hal ini menghadirkan tantangan juga peluang bagi para pengusaha. Berikut beberapa tips dari lulusan Google for Startups (GFS) Accelerator tahun 2023 untuk para founder yang berharap meningkatkan bisnis mereka di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu seperti saat ini.

1. Fokus kepada dampak dan membangun kultur kerja tim yang solid

Nabilla Kalvina Izumi, Product Manager PasarMIKRO

Nabilla Izumi

Sebagian besar tantangan yang dihadapi startups bisa jadi bukan menyangkut proses maupun teknologi yang dimiliki, namun terkait sumber daya manusia. Startups harus berusaha fokus menciptakan budaya saling percaya dan keinginan untuk belajar. Oleh karenanya, penting untuk membangun tim yang solid dan menyenangkan agar dapat memprioritaskan implementasi ide secara cepat dan berkelanjutan.

“PasarMIKRO sendiri memiliki tim yang berasal dari berbagai kewarganegaraan, ini membuat divisi people terus mendorong company values yang menggabungkan cara bekerja yang cocok dilihat dari perusahan lokal maupun global,” jelas Nabilla.

2. Fokus terhadap pemecahan masalah

Bayu Bhaskoro, Co-founder Mindtera

Bayu Bhaskoro

Penting bagi startup untuk fokus terhadap objektif dan permasalahan pengguna yang bisa diselesaikan dengan produk yang dibangun. Di sisi lain, para startup juga harus fleksibel dan terus melakukan eksperimen dari sisi produk, pemasaran, komunikasi, dan bisnis untuk mendapatkan feedback dari pengguna.

“Salah satu pelajaran yang kita dapatkan dari pelatihan Google for Startups Accelerator adalah do not over-complicate things” jelas Bayu. “Lakukan interview juga penelitian mengenai pain points agar bisa mendapatkan pendekatan produk yang tepat. Fokus dan tegas terhadap problem-solving namun juga berani untuk mengambil inisiatif dan bereksperimen,” tambahnya.

3. Pentingnya product-market fit

Rado Ardian, CEO Noice

Rado Ardian

“Tips untuk para founder, terutama early-stage startups yaitu fokus pada product-market fit,” tegas Rado. Baginya penting bagi sebuah startups memiliki fundamental yang kuat dan mencapai product-market fit untuk mempercepat growth yang signifikan. 

Oleh karenanya, setiap founder perlu memperluas networking dengan mengambil kesempatan mengikuti program pelatihan yang dapat mempertemukan mereka dengan para mentor handal. Program pelatihan seperti GFS Accelerator dapat memberikan kesempatan bagi para founder mendapat contoh praktik terbaik untuk meningkatkan kualitas produk.

Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Operator transportasi dan makanan online tetap bertahan meski persaingan bertambah ketat di Indonesia

Laporan e-Conomy SEA 2024 menyoroti pertumbuhan sektor transportasi dan makanan online di Indonesia, dengan GMV $9 miliar pada 2024 dan proyeksi $20 miliar pada 2030.

Oleh Google Indonesia
Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Persaingan di pasar pinjaman Indonesia semakin ketat dengan munculnya tantangan baru bagi bank dan perusahaan teknologi keuangan

Pasar pembayaran digital mencapai nilai transaksi bruto $404 miliar

Oleh Google Indonesia
Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Pendanaan swasta di Indonesia - fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang terus berubah

Laporan e-Conomy SEA 2024 menyoroti ketangguhan investasi digital Indonesia, fokus pada AI, teknologi iklim, dan sektor keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Oleh Google Indonesia
Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Perjalanan online adalah sektor yang bertumbuh paling pesat di ekonomi digital Indonesia

Laporan e-Conomy SEA 2024 menyoroti pemulihan pesat sektor perjalanan online Indonesia, didukung peningkatan permintaan wisata dan pemakaian platform digital.

Oleh Google Indonesia
Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Persaingan E-commerce bertambah ketat di Indonesia dengan hadirnya video commerce

Laporan e-Conomy SEA 2024 menyoroti persaingan E-commerce yang bertambah ketat di Indonesia dipacu dengan kehadiran video commerce.

Oleh Google Indonesia
Outreach & initiatives

e-Conomy SEA 2024: Kecerdasan buatan (AI) ikut membentuk masa depan ekonomi digital Indonesia

Laporan e-Conomy SEA 2024: AI jadi elemen penting transformasi digital di Indonesia, memengaruhi e-commerce, keuangan, dan pendidikan serta mendorong inovasi.

Oleh Google Indonesia