Gemini Reference University: Memberdayakan Pendidikan Tinggi Indonesia dengan AI
Kecerdasan artifisial (AI) kini menghadirkan peluang baru bagi dunia akademik untuk membantu mahasiswa belajar, dosen mengajar, dan peneliti berinovasi. Mulai dari menyiapkan materi ajar dan menelaah riset hingga memahami konsep kompleks serta mengembangkan solusi.
Melihat perubahan ini, Google for Education memperkenalkan kelompok pertama Gemini Reference Universities di Indonesia: Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Ketiga institusi ini memanfaatkan Gemini dan Gemini Notebook dalam pembelajaran, penelitian, serta administrasi kampus.
Gelar Gemini Reference University diberikan kepada perguruan tinggi yang telah berhasil mengintegrasikan dan memanfaatkan ekosistem AI Google, termasuk di dalamnya Gemini dan Gemini Notebook, secara bertanggung jawab dan menyeluruh dalam pembelajaran, pengajaran, penelitian, serta operasional kampus.
Kisah UGM, UB, dan UNIKOM Berkarya dengan AI
UGM: Membuka lebih banyak cara untuk belajar
UGM menghadirkan Gemini for Education untuk menyederhanakan tugas administratif sekaligus mempercepat riset dengan daya jangkau yang dalam.
Pemanfaatan Gemini membantu dosen dan staf menghemat rata-rata 10–12 jam per minggu, sementara Gemini Notebook mempercepat proses kajian jurnal dari berbulan-bulan menjadi hitungan hari. Kini, lebih dari 30.000 sivitas akademika UGM telah aktif menggunakan solusi AI Google.
Untuk mendukung penggunaan AI yang bertanggung jawab, akses Gemini for Education terhubung langsung melalui portal SIMASTER, sebuah portal pembelajaran daring, yang dilengkapi panduan verifikasi fakta, transparansi, dan perlindungan dokumen sensitif. Ke depan, UGM juga melihat AI berpotensi mendorong pembelajaran yang lebih personal, memperkuat ekosistem riset, dan memperluas dampak pengabdian masyarakat.
UB: Mengubah konsep abstrak menjadi eksperimen
Universitas Brawijaya (UB) memanfaatkan Gemini for Education untuk membantu mahasiswa memahami konsep abstrak secara lebih interaktif.
Bagi Raden Arief Setyawan, Dosen Teknik Elektro sekaligus IT Director UB, tantangan terbesar saat ini adalah membantu mahasiswa memahami cara kerja sistem teknik di balik rumus. Melalui Gemini Canvas, dosen dapat membuat simulasi pembelajaran hanya dengan perintah bahasa alami, tanpa perlu menulis kode selama berjam-jam. Di kelas AI, misalnya, mahasiswa dapat mengamati secara langsung cara kerja jaringan saraf dan perubahan parameter, sehingga pembelajaran bergeser dari menghafal rumus menjadi eksperimen aktif.
UNIKOM: Dari literasi AI ke solusi nyata
Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berfokus pada pemanfaatan AI yang etis serta peningkatan literasi digital. Bersama Google, UNIKOM membuka AI Learning Center pada Maret 2026 dengan pelatihan berjenjang, mulai dari literasi dan etika AI hingga penerapannya untuk tugas akademik dan pembuatan solusi. Kegiatannya juga terbuka bagi siswa dan masyarakat.
Selain itu, dosen UNIKOM juga memanfaatkan Gemini Notebook untuk menyiapkan bahan ajar dan merangkum literatur, sementara Gemini membantu pembimbing menelaah proposal mahasiswa, serta mendorong mahasiswa melahirkan inovasi Bin Compost, alat pemantau suhu dan kelembapan kompos dengan alat pemantau kompos secara real-time.
Membuka Peluang bagi Lebih Banyak Perguruan Tinggi
Google for Education berharap semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia dapat bergabung dalam program ini. Kami juga berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung pendidikan tinggi Indonesia melalui:
- Penyediaan teknologi AI canggih yang dirancang khusus untuk pendidikan, seperti Gemini for Education dan Gemini Notebook.
- Pelatihan dan webinar bagi pendidik, dosen, serta peneliti untuk memanfaatkan AI secara inovatif dan bertanggung jawab, termasuk melalui Gemini Academy, Edu on Air Indonesia, serta program sertifikasi bagi dosen dan mahasiswa.
- Pemberdayaan pemimpin mahasiswa untuk mendorong literasi AI peer-to-peer dan pemecahan masalah kreatif di lingkungan kampus melalui program Google Student Ambassador.
- Pembangunan komunitas kolaboratif bagi dosen di tingkat lokal dan global melalui Google Faculty Group.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai dukungan bagi perguruan tinggi, kunjungi halaman Solusi Pendidikan Tinggi Google for Education.