Kolaborasi Kemenko PMK, Google, dan YouTube untuk memperkuat ketahanan dan keamanan digital bagi keluarga Indonesia
Dalam rangka memperingati Safer Internet Day sedunia, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Google dan YouTube hari ini mengumumkan serangkaian inisiatif penting yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman bagi jutaan masyarakat Indonesia. Program-program ini fokus pada kesejahteraan digital, ketahanan yang digerakkan oleh komunitas, serta perilaku daring yang positif sebagai bagian dari inisiatif AKSI Digital (Anak & Keluarga Sigap Digital) yang tengah berjalan.
Memperkuat Kepemimpinan dan Budaya Digital Lokal
Berlandaskan pada peran YouTube sebagai sumber daya penting bagi pendidikan, Kemenko PMK dan Google meluncurkan dua program strategis untuk mendorong ketahanan digital di tingkat komunitas:
- Program Percontohan Youth Champions: Melalui kemitraan langsung dengan Kemenko PMK, program percontohan ini akan melatih para “youth champions” lokal untuk bertindak sebagai penggerak di komunitas mereka. Para duta muda ini akan dibekali kapasitas untuk membangun ketahanan digital berbasis komunitas, sehingga upaya advokasi keamanan daring tetap dilakukan secara peer-to-peer dan relevan dengan konteks budaya setempat.
- Seri Konten Edukasi: Melalui kolaborasi strategis bersama Kemenko PMK, YouTube memfasilitasi kemitraan dengan 10 kreator digital ternama, di antaranya Kinderflix, Devina Hermawan, Kok Bisa, dan Parentalk untuk meluncurkan rangkaian konten edukatif. Seri ini mengusung pendekatan storytelling yang dekat dengan keseharian guna mendorong perilaku positif di dunia maya serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental bagi generasi muda Indonesia.
“Mandat pembangunan manusia adalah mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh. Anak-anak Indonesia harus sehat secara fisik, mental, moral, sosial, dan spiritual, karena kepintaran tanpa kesehatan nilainya menjadi nol. Di era digital, seluruh aspek pembangunan manusia, mulai dari urusan keluarga, kesehatan, dan pendidikan, tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi digital. Karena itu, kehadiran platform digital merupakan sebuah keniscayaan, namun harus diiringi dengan tanggung jawab yang kuat. Tidak cukup hanya membuat panduan, tetapi memastikan panduan tersebut benar-benar digunakan dan sampai kepada masyarakat. Pemerintah terus bekerja keras melakukan edukasi, dan kami mendorong agar inovasi teknologi dikembangkan sehingga perlindungan dan edukasi digital dapat berjalan secara otomatis dan mudah dipatuhi. Kami mengapresiasi dukungan Google dan YouTube terhadap kebijakan Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang anak-anak Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Membekali 300.000 Masyarakat Indonesia dengan Sarana Kesejahteraan Digital
Selain itu, Google.org, lembaga filantropi kami, telah mengucurkan dana sebesar USD 5 juta untuk mendorong kesejahteraan digital kaum muda di seluruh Asia Tenggara. Di Indonesia, Yayasan Plan International Indonesia bersinergi dengan ICT Watch dengan tujuan memberdayakan lebih dari 300.000 remaja, orang tua, dan guru agar dapat berkembang di dunia digital. Sebagai bagian dari ID-COP, kolaborasi ini berupaya membekali komunitas lokal dengan berbagai sumber daya dan perangkat praktis untuk membangun hubungan yang sehat serta positif dengan teknologi.