Langsung ke konten utama
Indonesia Blog

Search

Izin resmi, bahan baku, hingga merek menjadi penentu keputusan konsumen untuk membeli produk kecantikan



Laporan Year in Search 2021: Look back to move your marketing forward menggambarkan perilaku masyarakat Indonesia berdasarkan data Google Trends.

Infografik YIS - Beauty

Karena orang Indonesia lebih sering berada di dalam ruangan atau menggunakan masker, banyak dari mereka yang mengalami masalah kulit baru. Konsumen pun mencari solusi berbasis sains untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Orang-orang mencoba memahami masalah kulit. Minat penelusuran “masalah kulit” tumbuh 48%. Kami juga melihat pertumbuhan minat penelusuran untuk “sel kulit mati” sebesar 19%, dan minat penelusuran terkait “maskne” (jerawat akibat pemakaian masker) melonjak 700%

Lalu, orang Indonesia mulai mencari solusi untuk mengatasinya. Penelusuran terkait “skin brightening” (pencerah kulit) tumbuh 25%, “anti aging” (anti penuaan) tumbuh 29%, “serum jerawat” meningkat 84%, dan “serum wajah” tumbuh 20%. Minat penelusuran “skincare menghilangkan flek hitam” tumbuh 91%, pencarian “double cleansing” tumbuh 42% dan ada pertumbuhan minat penelusuran “exfoliating toner” sebesar 33%

Penelusuran rambut juga semakin diperhatikan oleh orang Indonesia. Penelusuran untuk “keratin” tumbuh 27%, dengan minat penelusuran “shampo keratin” tumbuh 72%. Selain itu, minat penelusuran untuk “serum rambut” tumbuh 34%. Tonik rambut juga kian populer di kalangan masyarakat Indonesia, peningkatan penelusuran “tonic rambut rontok” meningkat 48%. Terakhir, terdapat peningkatan pada minat penelusuran “shampo ketombe” sebesar 36% dan “shampo rambut rontok” sebesar 19%.

Selain perawatan dari luar, perawatan dari dalam juga semakin diminati masyarakat Indonesia. Orang-orang tertarik dengan suplemen yang bermanfaat untuk perawatan kulit dan rambut:

  • Penelusuran “minuman kolagen” meningkat hingga 84%
  • Penelusuran “serbuk kolagen” meningkat hingga 83%
  • Penelusuran “glutathione” (zat antioksidan alami untuk regenerasi kulit dan rambut) meningkat hingga 24%
  • Penelusuran “vitamin kulit” meningkat hingga 24%

Orang Indonesia menemukan kebahagiaan saat melakukan hal-hal kecil yang menyenangkan, seperti melakukan perawatan spa mandiri di rumah. Minat penelusuran “sabun organik” tumbuh 44%, “hair masks” naik 22%, “clay mask” tumbuh 25% dan “body scrub” meningkat 28%.

Ada peningkatan kesadaran bahwa perawatan diri dan kecantikan tak hanya untuk wanita, tetapi juga untuk pria. Produk perawatan pria pun kini makin populer. Terdapat peningkatan minat penelusuran untuk “facial wash men” sebesar 62%, “serum pria” sebesar 57%, “parfum pria” sebesar 20%, dan “moisturizer men” sebesar 19%.

Ada tiga faktor yang mempengaruhi perilaku belanja orang Indonesia saat mencari produk kecantikan dan perawatan diri, yaitu sertifikasi atau izin resmi, bahan aktif, dan merek.

1. Secara khusus, makin banyak konsumen yang mencari produk bersertifikat halal dan telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia.

Infografik YIS - Beauty

2. Konsumen juga mencari informasi mengenai bahan aktif yang ada dalam produk dan memilih produk yang efektif untuk jenis kulit mereka.

Infografik YIS - Beauty

3. Ada juga peningkatan minat terhadap merek produk perawatan kulit "indie" baru. Berbagai merek dengan harga terjangkau ini biasanya terbuat dari satu bahan aktif, sehingga orang-orang dapat mencampur dan mencocokkan produknya sesuai kebutuhan perawatan kulit masing-masing.

Infografik YIS - Beauty

Tips untuk marketers

  1. Perluas kata kunci dan berikan informasi yang relevan untuk membantu konsumen saat melewati tahap yang penuh pertimbangan (the messy middle).
  2. Terus ikuti tren kecantikan yang selalu berkembang.
    Case study: Garner Indonesia memulai inisiatif Green Beauty Movement, yakni sebuah transformasi bisnis yang bersifat end-to-end untuk mendukung pelestarian lingkungan di Indonesia, seperti mengurangi polusi plastik melalui upaya pengelolaan limbah. Dalam waktu satu tahun sejak diluncurkan, Garnier telah mengumpulkan lebih dari 123 ton sampah di seluruh Indonesia untuk didaur ulang. Garnier juga bermitra dengan e-Recycle untuk memudahkan konsumen membuat pilihan yang lebih berkelanjutan.
  3. Ubah pesan Anda dari yang mengutamakan fungsi menjadi pengalaman.

Laporan Year in Search 2021 selengkapnya untuk sektor perawatan kecantikan dan diri dapat Anda baca di sini.